Jelang Sidang Tahunan, Ketua MPR RI Imbau Masyarakat Bersatu

Kompas.com - 15/08/2019, 20:34 WIB
Alek Kurniawan

Penulis

KOMPAS.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meninjau langsung pelaksanaan Gladi Bersih Sidang Tahunan MPR yang berlangsung di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen.

Gladi Bersih menampilkan seluruh tahapan pelaksanaan Sidang Paripurna MPR, mulai dari peragaan kedatangan Presiden dan Wakil Presiden di ruang sidang hingga penutupan Sidang Paripurna MPR.

“Persiapan sudah berjalan baik. Dalam Gladi Bersih ini terlihat persiapan sudah bagus dan lancar. Saya kira sudah 90 persen. Semoga besok acara Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Di lain sisi, ia mengungkapkan ada hal yang baru dan berbeda pada Sidang Tahunan MPR 2019 ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Ketua DPR Sebut Persiapan Sidang Tahunan MPR Rampung

Sidang Tahunan ini merupakan masa sidang terakhir bagi anggota MPR periode 2014-2019 dan digelar usai melaksanakan Pemilu Serentak atau Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden secara serentak.

“Dalam pelaksanaan Pemilu Serentak berjalan agak keras dan terjadi polarisasi atau dua kubu di masyarakat. Oleh karena itu, pesan Sidang Tahunan adalah menjahit kembali Merah Putih,” kata Zulkifli Hasan melalui rilis tertulis, Kamis (15/8/2019).

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD sendiri akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Baca juga: Setjen MPR RI: Persiapan Sidang Tahunan Masuk Tahap Akhir

Asal tahu saja, MPR menggelar Sidang Tahunan sejak 2015. Sidang Tahunan ini diselenggarakan dalam rangka memfasilitasi lembaga-lembaga negara untuk menyampaikan laporan kinerja kepada masyarakat.

Laporan kinerja lembaga negara itu disampaikan oleh Presiden dalam pidato kenegaraan.

“Mari kita sekarang bersama-sama mendukung pilihan rakyat agar Indonesia lebih baik, bagus, dan lebih sejahtera. Nanti kalau mau tarung lagi, tunggu lah tahun 2024. Pesan Sidang Tahunan MPR ini adalah memperkuat persatuan,” imbuhnya.

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com