MPR: Wafatnya Mbah Moen adalah Kehilangan Besar bagi Bangsa Indonesia

Mikhael Gewati
Kompas.com - Selasa, 6 Agustus 2019
MPR: Wafatnya Mbah Moen adalah Kehilangan Besar bagi Bangsa IndonesiaKOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah di kompleks parlemen, Selasa (13/11/2018).

KOMPAS.com — Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengatakan bangsa Indonesia telah kehilangan ulama besar atas wafatnya KH Maimun Zubair atau Mbah Moen.

"Beliau adalah tokoh bangsa yang perjuangan hidupnya menjadi panutan dan suri tauladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan dalam satu tarikan napas," kata dia seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (6/8/2019).

Bukan tanpa sebab politisi PDI Perjuangan ini mengatakan itu. Menurutnya, Mbah Moen adalah contoh ulama Indonesia yang konsisten menjabarkan fatwa KH Hasyim Asy'ari dengan Hubbul Wathon Minal Iman atau mencintai bangsa dan negara sendiri adalah sebagian dari iman.

Tak cuma itu, menurutnya, Mbah Moen adalah ulama yang mengajarkan dan menyebarkan konsep Islam Rahmatan Lil Alamiin. Dengan konsep ini suasana kebangsaan dan keagamaan di Indonesia pun menjadi sejuk dan damai.

Baca juga: Mengenang Sosok Mbah Moen, Pejuang NKRI Harga Mati hingga Pesan untuk Khofifah

"Dari sosok Mbah Moen, Islam bukan hanya menjadi penuntun kehidupan yang sejuk dan damai bagi umat Islam Indonesia, tetapi juga membuat damai dan nyaman bagi umat beragama lainnya," kata Ahmad Basarah.

Untuk itu, sebagai Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Mbah Moen saat sedang menunaikan ibadah Haji di Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8/2019).

"Alhamdulillah dan insya Allah beliau wafat di kota suci Mekkah dalam keadaan istiqomah, diterima semua amal ibadahnya, dan diampunkan segala dosa-dosanya serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar dia.

Lebih lanjut, Ahmad Basarah menjelaskan perjuangan Mbah Moen yang membumikan nilai-nilai religius dan kebangsaan itu telah pula menjadi tugas dan tanggung jawab MPR dalam dua periode terakhir ini.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Pesan Hidayat Nur Wahid untuk Generasi Muda…
Pesan Hidayat Nur Wahid untuk Generasi Muda…
MPR
Ini Andil Perguruan Tinggi Membentuk Karakter Bangsa Generasi Muda...
Ini Andil Perguruan Tinggi Membentuk Karakter Bangsa Generasi Muda...
MPR
Cak Imin Apresiasi Keberhasilan Koperasi Syariah BMT UGT Sidogiri
Cak Imin Apresiasi Keberhasilan Koperasi Syariah BMT UGT Sidogiri
MPR
Harapan Besar Pembangunan Bangsa Ada di Tangan MPR Periode 2019-2024
Harapan Besar Pembangunan Bangsa Ada di Tangan MPR Periode 2019-2024
MPR
Syukuran MPR, Memaknai Kenikmatan Kemerdekaan Bangsa
Syukuran MPR, Memaknai Kenikmatan Kemerdekaan Bangsa
MPR
MPR RI Apresiasi Para Peserta Lomba Debat Konstitusi
MPR RI Apresiasi Para Peserta Lomba Debat Konstitusi
MPR
100 Mahasiswa Ikuti Berbagai Lomba di Pekan Konstitusi MPR 2019
100 Mahasiswa Ikuti Berbagai Lomba di Pekan Konstitusi MPR 2019
MPR
Jalan Sehat, Cara MPR Merekatkan Persatuan Bangsa
Jalan Sehat, Cara MPR Merekatkan Persatuan Bangsa
MPR
Lewat Pekan Konstitusi 2019, MPR Ajak Mahasiswa Kritisi Sistem Tata Negara
Lewat Pekan Konstitusi 2019, MPR Ajak Mahasiswa Kritisi Sistem Tata Negara
MPR
MPR: Semua Kelompok di Indonesia Harus Saling Menghormati
MPR: Semua Kelompok di Indonesia Harus Saling Menghormati
MPR
JK: Konstitusi Boleh Diamandemen, tapi Jangan Sampai Ubah Mukadimahnya
JK: Konstitusi Boleh Diamandemen, tapi Jangan Sampai Ubah Mukadimahnya
MPR
Zaman  Berkembang, Konstitusi Perlu Penyesuaian
Zaman Berkembang, Konstitusi Perlu Penyesuaian
MPR
Zulkifli Hasan: UUD 1945 Harus Jadi Arahan Perilaku Bangsa Indonesia Sekarang dan Nanti
Zulkifli Hasan: UUD 1945 Harus Jadi Arahan Perilaku Bangsa Indonesia Sekarang dan Nanti
MPR
Ketua MPR Ajak Rakyat Terima Hasil Pemilu 2019 dengan Ikhlas
Ketua MPR Ajak Rakyat Terima Hasil Pemilu 2019 dengan Ikhlas
MPR
Jokowi: Hadapi Perubahan Zaman, Indonesia Butuh Semangat Para Pejuang
Jokowi: Hadapi Perubahan Zaman, Indonesia Butuh Semangat Para Pejuang
MPR