Puan Hadiri Forum Parlemen G20 di Roma, Apa Tujuan dan Agendanya?

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Rabu, 6 Oktober 2021
Ketua DPR Puan Maharani dalam acara pembukaan The First Global Parliamentary Meeting on Achieving the SDGs yang bertajuk ‘Mengubah tantangan pandemi Covid-19 menjadi peluang mencapai SDGs’, Selasa (28/9/2021).Dokumentasi DPR Ketua DPR Puan Maharani dalam acara pembukaan The First Global Parliamentary Meeting on Achieving the SDGs yang bertajuk ‘Mengubah tantangan pandemi Covid-19 menjadi peluang mencapai SDGs’, Selasa (28/9/2021).

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani akan menghadiri Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit, di Palazzo Madama, Gedung Senat Italia, Roma, Italia, pada 7-8 Oktober 2021.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar. Ia mengatakan kehadiran Puan adalah dalam rangka mempersiapkan RI menjadi tuan rumah Parlemen Negara Group of Twenty (G20) pada 2022 mendatang.

“Perlu dilakukan pendekatan dengan para anggota P20 agar mereka semua dapat hadir dengan tingkat representasi tertinggi pada pertemuan P20 (G20) di Indonesia tahun depan,” kata Indra, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya, Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit adalah acara eksklusif yang hanya dihadiri Ketua Parlemen dari negara-negara ekonomi terbesar dunia.

Baca juga: Rapat Ditunda, Hari Pencoblosan Pemilu 2024 Diputuskan Setelah DPR Reses

“Peran Parlemen menjadi semakin penting untuk mendorong kerja sama internasional lebih besar, karena politik luar negeri suatu negara merupakan perpanjangan dari pandangan politik di dalam negeri,” jelas Indra.

Ia mengatakan, dunia saat ini tengah dilanda masalah global yang semakin kompleks dan penting, sehingga memerlukan solidaritas global untuk menyelesaikannya.

“(Masalah dunia) tidak bisa diselesaikan oleh satu negara saja,” tutur Indra, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Indra menjelaskan Seventh G20 Parliamentary Speakers’ Summit di Roma akan menghasilkan outcome document berupa pernyataan bersama dari seluruh Parlemen Negara G20.

Pernyataan bersama tersebut menekankan pada beberapa hal yang saling terkait yakni people, planet, prosperity, dan parliament yang merupakan fondasi bagi upaya pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Puan Jajal Jet Tempur TNI AU dan Peroleh Wing Kehormatan

“Forum ini tepat untuk mendorong akses vaksin yang adil dan merata dari negara maju kepada negara berkembang. Karena semua negara maju produsen vaksin (akan) hadir di sini,” kata Indra.

Agenda Puan Maharani dalam Forum G20 di Roma


Sekjen DRR RI Indra Iskandar memaparkan, Ketua DPR RI Puan Maharani akan menyampaikan pendapat dalam tiga sesi.

Beberapa isu yang akan disampaikan Puan antara lain upaya kerja sama, kolaborasi, dan koordinasi dalam menghadapi tantangan global.

Puan juga akan berbicara mengenai pentingnya penguatan sistem dan pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, terutama bagi kaum perempuan dan penyandang disabilitas.

Hal tersebut merupakan respons terharap krisis sosial dan hilangnya pekerjaan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Lebih lanjut, Puan akan membahas isu pemulihan ekonomi hijau yang inklusif dan pentingnya mempersiapkan strategi untuk menjamin keamanan pangan.

Baca juga: KPI Harap Kasus MS Jadi Pertimbangan DPR Kembali Bahas RUU PKS

Dalam acara Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit di Roma, Puan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa delegasi, antara lain Ketua Parlemen India His Excellency (H.E.) Om Birla dan Presiden Senat Italia Her Excellency (H.E.) Maria Elisabetta Alberti Casellati.

Pertemuan bilateral tersebut akan membahas peningkatan kerja sama kedua negara khususnya dalam ranah kerja sama antar parlemen dan upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB).

Menurut Indra, pertemuan bilateral dengan anggota G20 sangat diperlukan, terutama dengan Italia (tuan rumah G20 Parliamentary Summit 2021) dan India (tuan rumah G20 Parliamentary Summit 2023).

Hal tersebut dilakukan agar Indonesia mendapatkan masukan terkait tema dan program G20 pada 2022 mendatang, ketika Indonesia mendapat giliran sebagai tuan rumah.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Presidensi G20 Ciptakan Peluang Besar bagi Indonesia

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia saat ini masih terus mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 yang mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri (PM) Italia pada 30-31 Oktober 2021 di Roma.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Refleksi Hari Santri Nasional, Gus Muhaimin Sampaikan 3 Agenda Mendesak Pesantren
Refleksi Hari Santri Nasional, Gus Muhaimin Sampaikan 3 Agenda Mendesak Pesantren
DPR
Ungkap 5 Catatan Buruk Kementerian ATR/BPN, Junimart Girsang Minta Menteri Sofyan Djalil Mundur
Ungkap 5 Catatan Buruk Kementerian ATR/BPN, Junimart Girsang Minta Menteri Sofyan Djalil Mundur
DPR
PKB Nilai Aturan Wajib PCR bagi Penumpang Pesawat Hambat Industri Penerbangan
PKB Nilai Aturan Wajib PCR bagi Penumpang Pesawat Hambat Industri Penerbangan
DPR
HSN 2021, Ini Pesan Gus Muhaimin untuk Para Santri di Indonesia
HSN 2021, Ini Pesan Gus Muhaimin untuk Para Santri di Indonesia
DPR
Desak BPN Percepat Pembuatan Sertifikat Tanah Warga, Wakil Ketua Komisi II: Negara Kuasai Tanah, tapi Rakyat Pemiliknya
Desak BPN Percepat Pembuatan Sertifikat Tanah Warga, Wakil Ketua Komisi II: Negara Kuasai Tanah, tapi Rakyat Pemiliknya
DPR
Wakil Ketua Komisi II Janji Akan Selesaikan Konflik Tanah Warga Desa Mariah Jambi dengan PTPN IV
Wakil Ketua Komisi II Janji Akan Selesaikan Konflik Tanah Warga Desa Mariah Jambi dengan PTPN IV
DPR
Tak Ada Bendera Indonesia di Thomas Cup, Puan: Sesungguhnya Merah Putih Berkibar di Dada Kita Semua
Tak Ada Bendera Indonesia di Thomas Cup, Puan: Sesungguhnya Merah Putih Berkibar di Dada Kita Semua
DPR
Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat
Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat
DPR
Aplikasi Pinjol Ilegal Masih Marak, Gus Muhaimin Minta Pemerintah Lakukan Ini
Aplikasi Pinjol Ilegal Masih Marak, Gus Muhaimin Minta Pemerintah Lakukan Ini
DPR
Pinjol Ilegal Kian Meresahkan, Wakil Ketua DPR Dorong Pemerintah dan OJK Perkuat Perbankan untuk Rakyat Kecil
Pinjol Ilegal Kian Meresahkan, Wakil Ketua DPR Dorong Pemerintah dan OJK Perkuat Perbankan untuk Rakyat Kecil
DPR
Puan Berharap Pembukaan Akses Turis Asing ke Bali Dongkrak Perekonomian Masyarakat
Puan Berharap Pembukaan Akses Turis Asing ke Bali Dongkrak Perekonomian Masyarakat
DPR
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur
DPR
Paparkan Isu Prioritas Presidensi G20 2022 di Indonesia, Puan Minta Dukungan Anggota G20
Paparkan Isu Prioritas Presidensi G20 2022 di Indonesia, Puan Minta Dukungan Anggota G20
DPR
Pemerintah Pangkas Durasi Karantina Wisman, DPR: Ini Langkah Positif untuk Bali
Pemerintah Pangkas Durasi Karantina Wisman, DPR: Ini Langkah Positif untuk Bali
DPR
Puan Minta Negara G20 Jadi Contoh Upaya Pembangunan Ekonomi Hijau
Puan Minta Negara G20 Jadi Contoh Upaya Pembangunan Ekonomi Hijau
DPR