DPR RI Gelar Rapat Paripurna Perdana, Ini Hasilnya

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Rabu, 23 Oktober 2019
DPR RI menggelar rapat paripurna pertama masa persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARI DPR RI menggelar rapat paripurna pertama masa persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

KOMPAS.comDPR RI menggelar Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun 2010-2020. Sidang ini menghasilkan beberapa keputusan.

Salah satu hasil Rapat Paripurna adalah menyetujui pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Alasan Pengunduran diri (Tito Karnavian) karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya,” ujar Ketua DPR Puan Maharani di Ruang Sidang Paripurna DPR, Selasa (22/10/2019) menurut keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Baca juga: Puan Ajak Elite Politik Saling Menghargai dan Menghormati untuk Rakyat

Keputusan ini diambil berdasarkan Hasil Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus antara Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi-fraksi, Selasa (22/10/2019).

Rapat itu membahas Surat Presiden Nomor R-51/Pres/10/2019 tanggal 21 Oktober 2019 tentang Permintaan Persetujuan Pemberhentian Kapolri sesuai Ketentuan Pasal 11 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Hasil Rapat Paripurna lainnya

Selain itu, Ridang Paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI periode 2019-2024, Puan Maharani ini juga membahas agenda inti lainnya, yakni pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Hasilnya, penetapan AKD berjalan lancar. Peserta sidang menyetujui jumlah dan komposisi anggota fraksi-fraksi pada Bamus, Komisi, Baleg, Banggar, BAKN, BKSAP, MKD, BURT, dan Pansus.

Baca juga: Puan Ajak Elite Politik Saling Menghargai dan Menghormati untuk Rakyat

“Kami mohon kiranya fraksi-fraksi segera mengirimkan daftar nama-nama anggotanya yang akan ditugaskan pada AKD,” kata Puan

Ia melanjutkan, ada pengecualian dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus). Dalam hal ini, daftar nama dikirim ke Sekertariat Jenderal DPR RI untuk ditindaklanjuti.

Dihadiri 514 dari 575 anggota dewan

Rapat Paripurna DPR RI kali ini dihadiri 514 dari total 575 anggota DPR RI. Puan menyampaikan hal itu berdasarkan catatan Sekretariat Jenderal DPR RI.

"Alhamdulillah di rapat paripurna pertama ini sudah lebih dari 500 orang yang hadir. Semoga di rapat-rapat paripurna yang akan datang (yang hadir) tetap di atas 500 orang," imbuh dia.

Baca juga: DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Para anggota dewan yang hadir pun menyambut pernyataan Puan itu dengan tepuk tangan.

Rapat ini turut dihadiri tiga Wakil Ketua DPR, yaitu Rachmat Gobel, Aziz Syamsuddin, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Namun, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar tak terlihat dalam Rapat Paripurna kali ini.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Perkuat Solidaritas di Masa Pandemi, Muhaimin Iskandar Dukung Aplikasi Kupon Makan
Perkuat Solidaritas di Masa Pandemi, Muhaimin Iskandar Dukung Aplikasi Kupon Makan
DPR
Wakil Ketua DPR Harapkan Hubungan Bilateral Indonesia-Uzbekistan Makin Efektif dan Inovatif
Wakil Ketua DPR Harapkan Hubungan Bilateral Indonesia-Uzbekistan Makin Efektif dan Inovatif
DPR
DPR RI: Program Tapera Harus Untungkan Rakyat
DPR RI: Program Tapera Harus Untungkan Rakyat
DPR
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI
DPR
Wakil Ketua DPR: “New Normal” Dapat Dilakukan dengan Baik Dalam Waktu Dekat
Wakil Ketua DPR: “New Normal” Dapat Dilakukan dengan Baik Dalam Waktu Dekat
DPR
Aturan
Aturan "New Normal" Sektor Pendidikan Masih Harus Diperinci
DPR
Soal
Soal "New Normal", Wakil Ketua DPR Minta Semua Pihak Persiapkan Diri
DPR
Pasca-militer China dan India Bentrok, Wakil DPR Minta Kedua Negara Menahan Diri
Pasca-militer China dan India Bentrok, Wakil DPR Minta Kedua Negara Menahan Diri
DPR
Pimpinan DPR: Protokol “New Normal” Diprioritaskan Sesuai Protokol Covid-19
Pimpinan DPR: Protokol “New Normal” Diprioritaskan Sesuai Protokol Covid-19
DPR
Puan Maharani Nilai Pelaksanaan
Puan Maharani Nilai Pelaksanaan "New Normal" Butuh Transparansi Data
DPR
Tingkatkan Imunitas Masyarakat, Wakil Ketua DPR Dukung Perjuangan HMS Melalui Obat Herbal
Tingkatkan Imunitas Masyarakat, Wakil Ketua DPR Dukung Perjuangan HMS Melalui Obat Herbal
DPR
Anggota Banggar DPR Nilai Pemerintah Sepelekan Dampak Sosial Ekonomi Covid-19
Anggota Banggar DPR Nilai Pemerintah Sepelekan Dampak Sosial Ekonomi Covid-19
DPR
Penerjunan TNI-Polri Justru akan Tingkatkan Kedisiplinan Masyarakat Melawan Covid-19
Penerjunan TNI-Polri Justru akan Tingkatkan Kedisiplinan Masyarakat Melawan Covid-19
DPR
Disiplin Tinggi, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19
Disiplin Tinggi, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19
DPR
Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19
DPR