Puan Pimpin Sidang Pembukaan Konferensi Ke-19 PUIC, Ini Agendanya

Kompas.com - 14/05/2025, 20:22 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua DPR RI Puan Maharani resmi menjabat sebagai Presiden ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau Uni Parlemen negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). 

Setelah resmi menjabat, Puan membuka sidang pertama Konferensi ke-19 PUIC yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/5/2025) sore. 

"Sesuai dengan Pasal 4 Statuta PUIC, perkenankan saya sebagai Ketua Parlemen negara tuan rumah untuk memimpin Konferensi ke-19 PUIC," katanya dalam siaran pers. 

Agenda pertama sidang adalah memilih anggota biro Konferensi ke-19 PUIC yang terdiri dua wakil ketua (vice chairpersons) dari wilayah geografis serta seorang pelapor (rapporteur) dari delegasi yang hadir.

Anggota delegasi negara OKI kemudian memilih anggota Parlemen Pantai Gading MaimounaEpsé Touré (Kelompok Afrika) dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf (Kelompok Arab) sebagai dua Wakil Ketua PUIC yang mendampingi Puan. 

Baca juga: Jadi Presiden Ke-19 Uni Parlemen Negara OKI, Puan Tegaskan Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Sementara itu, Anggota Parlemen Indonesia Irine Yusiana Roba Putri dipilih untuk menjadi rapporteur.

Berikutnya, Puan memimpin pengesahan agenda dan program kerja Konferensi ke-19 PUIC. 

Agenda sidang berikutnya adalah speech dari masing-masing ketua dan wakil ketua parlemen negara OKI yang hadir.

Beberapa yang menyampaikan pidato dalam forum sidang itu, yakni Ketua Majelis Shura Arab Saudi Abdullah Bin Mohammed Bin Ibrahim Al Sheikh, Ketua Parlemen Aljazair Ibrahim Boughali, Ketua Parlemen Bahrain Ahmed Al Musallam, dan Ketua Parlemen Burkina Faso Bougouma Ousmane.

Kemudian Ketua Parlemen Pantai Gading Adama Bictogo, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Malaysia Tan Sri Dato Johari Bin Abdul, Ketua Parlemen Oman Khalid Hilal Nasser Al Maawali, dan Presiden Parlemen Arab Mohamed Ahmed Alyammahi. 

Baca juga: Puan di Sidang Parlemen OKI: Islam Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru Dunia

Adapun sebagian negara peserta sidang diwakili wakil ketua parlemen.

Usai penyampaian speech dari masing-masing delegasi negara PUIC, Puan menyampaikan ucapan terima kasih.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para ketua dan wakil ketua parlemen anggota PUIC yang telah mengemukakan pikiran dan pandangan dari negara masing-masing,” ujarnya. 

Puan menilai, pidato dan sambutan yang disampaikan adalah inspirasi bagi semua pihak dalam melakukan perbaikan dan penguatan tata kelola pemerintahan di negara masing-masing. 

Sidang tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal PUIC Mouhamed Khouraichi Niass.

Setelah pembukaan sidang Konferensi ke-19 PUIC, para delegasi diundang untuk menikmati gala dinner yang disiapkan DPR RI sebagai tuan rumah. 

Dinner tersebut digelar sebelum acara inagurasi pembukaan Konferensi ke-19 PUIC yang rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Prabowo Tiba di DPR Malam-malam, Didampingi Letkol Teddy, Disambut Puan

Adapun Konferensi ke-19 PUIC digelar di Gedung DPR sejak 12 hingga 15 Mei 2025. 

Meski acara pembukaan resminya baru digelar Rabu malam, rangkaian kegiatan ke-19 PUIC sudah dimulai sejak kemarin, Senin (12/5) dengan sejumlah pertemuan penting.

Beberapa sesi pertemuan yang telah dilakukan antara lain membahas isu terkait Palestina dan minoritas muslim, dialog peradaban dan agama, ekonomi dan lingkungan, serta isu hak asasi manusia, perempuan dan keluarga.

Terkini Lainnya
Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

DPR
Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

DPR
Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

DPR
Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

DPR
Titiek Soeharto: Perempuan  Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

Titiek Soeharto: Perempuan Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

DPR
Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

DPR
Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

DPR
DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR
Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

DPR
Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen

Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen "Open Parliament"

DPR
Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

DPR
DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR
Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

DPR
Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

DPR
Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DPR

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com