Haji 2025 Hampir Usai, Ketua Timwas DPR Harap Jemaah Bawa Semangat Mabrur untuk Keluarga

Kompas.com - 18/06/2025, 15:09 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan pesan hangat kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang telah atau sedang menunaikan ibadah haji pada 2025. 

Dia mengucapkan selamat kepada jemaah yang sudah tiba kembali di Tanah Air, sekaligus mengajak mereka untuk membawa semangat haji yang mabrur kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Yang sudah pulang ke Tanah Air, selamat bertemu kembali dengan keluarga. Sampaikan salam kepada semuanya dan jangan lupa selalu mendoakan untuk negara dan pemerintah kita,” ujar Cucun melansir laman dpr.go.id, Selasa (17/6/2025). 

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu saat berada di Mekkah, Arab Saudi.

Cucun berharap seluruh proses ibadah yang telah dilalui jemaah dengan penuh perjuangan dapat diterima sebagai amal saleh oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Timwas Haji DPR: Jangan Ada Keterlambatan Pemulangan Jemaah ke RI

“Kepada seluruh tamu-tamu Allah yang sudah melaksanakan ibadah haji tahun ini, berbagai kelelahan dan kendala yang dihadapi semoga menjadi jalan kemabruran dan kemakbulan ibadah kita semua,” katanya.

Cucun juga berharap, seluruh jemaah yang masih dalam proses pemulangan senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan hingga tiba di Tanah Air.

“Bagi yang mau pulang, semoga dalam kondisi sehat, pulang dengan selamat. Semoga semuanya bisa menyandang predikat haji yang mabrur, mabruroh, dan makbul ibadahnya,” tuturnya.

Pesan Cucun tersebut menjadi penutup pelaksanaan ibadah haji 2025 yang diwarnai berbagai dinamika lapangan.

Cucun menekankan pentingnya menjadikan pengalaman haji kali ini sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Baca juga: Timwas Haji Imbau Jemaah Tak Bawa Barang Berlebihan dari Tanah Suci

Dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag), tahap kepulangan jemaah haji Indonesia mulai digulirkan. 

Sebanyak 2.764 jemaah dan petugas dari tujuh kelompok terbang (kloter) dijadwalkan akan meninggalkan Tanah Suci pada Rabu (11/6/2025). 

Penerbangan dilakukan melalui dua bandara utama, yakni Bandara Internasional King Abdul Aziz (Jeddah) dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (Madinah).

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir menjelaskan, proses pemulangan jemaah gelombang pertama akan berlangsung dalam dua jalur penerbangan terpisah.

“Untuk kloter gelombang pertama, ada empat kloter yang akan berangkat dari Bandara Madinah mulai pukul 03.30 waktu setempat hingga pukul 18.10,” jelasnya dari Jeddah, Selasa. 

Sementara itu, tiga kloter lainnya akan terbang dari Bandara Jeddah antara pukul 16.00 hingga pukul 21.00.

Baca juga: Timwas Haji DPR Kawal Ketat Kepulangan Jemaah Haji Indonesia ke Tanah Air

Ketujuh kloter tersebut terdiri atas UPG 1, LOP 1, JKG 1, dan UPG 2 dari Madinah, serta SUB 1, SUB 2, dan JKS 1 dari Jeddah.

Terkini Lainnya
Refleksi Ramadhan di Parlemen, Puan Serukan Solidaritas Tanpa Sekat di DPR

Refleksi Ramadhan di Parlemen, Puan Serukan Solidaritas Tanpa Sekat di DPR

DPR
Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

DPR
Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

DPR
Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

DPR
Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

DPR
Titiek Soeharto: Perempuan  Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

Titiek Soeharto: Perempuan Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

DPR
Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

DPR
Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

DPR
DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR
Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

DPR
Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen

Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen "Open Parliament"

DPR
Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

DPR
DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR
Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

DPR
Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

DPR

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com