Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Kompas.com - 17/06/2024, 20:37 WIB
Y A Sasongko,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat di Tanah Air memaknai Hari Raya Idul Adha 2024 dengan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian kepada sesama.

Ia pun mengucapkan selamat Idul Adha 1445 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.

“Lewat semangat Idul Adha, mari tingkatkan gotong royong dan kepedulian untuk membantu sesame. Terlebih, bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Puan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (17/6/2024).

Ketua DPR RI perempuan pertama itu juga menilai, Idul Adha dapat menjadi momen tepat untuk memperkuat rasa solidaritas dan persaudaraan antar-umat beragama. 

Baca juga: Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Menurut Puan, solidaritas makin dibutuhkan di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi bangsa.

“Selain sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT atas rasa syukur dan untuk meningkatkan iman dan takwa, memberi kurban di hari raya Idul Adha dapat menjadi simbol keikhlasan dalam berbagi untuk sesama,” kata Puan.

Puan melanjutkan, ibadah kurban oleh Muslim yang mampu juga sebagai bagian dari toleransi. Pasalnya, hewan kurban disumbangkan ditujukan untuk kalangan yang kekurangan dari sisi ekonomi. 

“Memberi kurban sekaligus sebagai bentuk kebaikan dengan berbagi nikmat dan kebahagiaan untuk saudara, tetangga, dan lingkungan terdekat,” imbuhnya.

Baca juga: Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Puan berharap, Muslim di Tanah Air dapat semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT di momen Idul Adha.

Tidak hanya itu, lanjut Puan, Idul Adha juga menjadi kesempatan untuk memperteguh nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap sesama, serta merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan.

Idul Adha pun menurut Puan menjadi tanda telah selesainya rangkaian Ibadah Haji di Tanah Suci.

“Semoga seluruh rangkaian Ibadah Haji para jamaah Indonesia berjalan lancar dan jamaah dapat kembali pulang ke Tanah Air dengan selamat, serta menjadi Haji Mabrur,” ucap Puan.

Baca juga: Puan Maharani: Parlemen Dunia Dorong Pemerintah Ambil Langkah Konkret Atasi Krisis Air

Dorong peningkatan pelayanan ibadah haji

Lebih lanjut, Puan menyoroti ibadah haji 2024 yang menurut laporan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR, pelaksanaan tahun ini relatif tidak ada insiden signifikan seperti tahun sebelumnya. 

Meski begitu, pihaknya mendapat laporan masih diperlukan peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji Indonesia.

“Meskipun pelaksaan ibadah haji tahun ini lebih kondusif dibandingkan tahun lalu, kualitas pelayanan bagi jamaah harus terus ditingkatkan,” tegasnya. 

Menurut Puan, Timwas Haji DPR masih menemukan banyak kebijakan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji. 

Baca juga: Puan Sebut DPR Akan Bentuk Pansus Haji, Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

Beberapa aspek yang menjadi perhatian Timwas Haji DPR di antaranya terkait dengan manajemen kuota haji, petugas haji, dan anggaran haji.

Merespons hal itu, Timwas Haji DPR bakal membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi penyelenggaraan Ibadah Haji 2024. 

Tujuannya, agar pelayanan kualitas haji ke depan bisa semakin lebih baik. Evaluasi yang dilakukan secara komprehensif dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan dari pelaksanaan ibadah haji 2024.

“DPR RI akan mendengar laporan resmi dari Timwas Haji. Tentu kami akan mendukung langkah-langkah yang harus dilakukan sepanjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi pelaksanaan ibadah haji,” kata Puan.

Terkini Lainnya
Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

DPR
Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

DPR
Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

DPR
Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

DPR
Titiek Soeharto: Perempuan  Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

Titiek Soeharto: Perempuan Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

DPR
Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

DPR
Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

DPR
DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR
Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

DPR
Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen

Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen "Open Parliament"

DPR
Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

DPR
DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR
Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

DPR
Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

DPR
Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DPR

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com