Bedah Buku Bersama Mahasiswa Unwahas, Cak Imin Sampaikan Pesan Ini

Kompas.com - 07/06/2024, 18:24 WIB
Nethania Simanjuntak,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Bidang Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar melakukan bedah buku miliknya yang berjudul “Mandatory Kesejahteraan, Konstitusi, dan Mandat Negara” di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024).

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan trilogi buku kesejahteraan rakyat yang ia tulis berdasarkan pengalaman, perenungan, dan juga kajian mendalam.

"Buku ini merupakan trilogi dari buku kesejahteraan rakyat yang menjadi bagian dari perenungan sekaligus pengalaman selama saya memimpin DPR RI di bidang Kesra hasil dialog dan pertemuan saya dengan banyak kalangan," ujar Cak Imin seperti dimuat dpr.go.id, Jumat (7/6/2024).

"Selain itu, buku ini juga tidak lepas dari perjalanan kehidupan saya ketika misi saya pribadi sebagai politisi, sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU), serta sebagai santri Ahlussunnah wal Jamaah yang merasakan betul apa yang terjadi dan berkembang di tengah masyarakat. Termasuk pengalaman saya di eksekutif maupun legislatif," lanjutnya.

Baca juga: Gelar Rapat Persiapan Terakhir, Timwas Haji DPR RI Pastikan Program Pengawasan Berjalan Lancar

Tak hanya itu, Cak Imin juga mengucapkan rasa syukur karena acara ini dapat dihadiri oleh rekan-rekan mahasiswa dari Unwahas.

Ia juga mengingkatkan kepada seluruh mahasiswa Unwahas untuk bertanggung jawab terhadap beban yang mereka pikul.

Menurutnya, mahasiswa bukan hanya memiliki peran dalam memajukan diri sendiri tetapi juga harus berkiprah dalam mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya bersyukur bisa bersama-sama civitas akademika Unwahas untuk bersama-sama berfikir tentang masa depan Indonesia. Karena pada dasarnya, apakah kalian sebagai mahasiswa, apakah kalian sebagai warga bangsa, khususnya kita semua sebagai warga Islam dan juga Nahdliyin memiliki tanggung jawab yang tidak bisa dielakkan," ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unwahas Semarang Muzakir Ali mengaku bangga dan senang karena kampus yang ia pimpin dipercaya menyelenggarakan bedah buku karya Cak Imin.

Baca juga: Cak Imin Sebut Politik Dinasti Mulai Ramai sejak 2009, Kepala Daerah Sibuk Memperkaya Diri dan Membangun Dinasti

"Hari ini Unwahas mendapat kehormatan dari negara karena Wakil Ketua DPR RI datang ke Unwahas. Ini merupakan kehormatan pada Unwahas sehingga patut kita dorong dan syukuri. Mudah-mudahan ini membawa berkah dan manfaat bagi semuanya," ujar Muzakir.

Selain mahasiswa, acara bedah buku tersebut juga dihadiri oleh jajaran Rektorat Unwahas, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Iman Fadhilah, dan jajaran Dekanat.

Sementara itu, Cak Imin didampingi sejumlah tokoh, antara lain mantan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri, Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo KH. Yusuf Chudlory, serta Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Sukirman.

Terkini Lainnya
Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

DPR
Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

DPR
Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

DPR
Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

DPR
Titiek Soeharto: Perempuan  Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

Titiek Soeharto: Perempuan Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

DPR
Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

DPR
Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

DPR
DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR
Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

DPR
Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen

Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen "Open Parliament"

DPR
Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

DPR
DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR
Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

DPR
Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

DPR
Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DPR

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com