Kunker ke Sichuan, Puan Dorong Peningkatan Kerja Sama RI-RRC

Kompas.com - 02/06/2024, 09:28 WIB
Aditya Mulyawan

Penulis

KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Republik Rakyat China (RRC).

Pada kesempatan itu, Puan bertemu pimpinan daerah sekaligus pimpinan partai di Provinsi Sichuan sekaligus Chairman of the Standing Committee of Sichuan Provincial People's Congress, Wang Xiaohui, di Wanda Reign Chengdu, Jumat (31/5/2024).

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka peningkatan kerja sama antara China dengan Indonesia.

“Terima kasih atas sambutan hangatnya untuk menerima kunjungan saya di Chengdu, kota yang indah ini,” kata Puan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (2/6/2024).

Selain Wang Xiaohui, Puan juga turut disambut oleh sejumlah petinggi partai Sichuan, di antaranya Wakil Gubernur Sichuan Pubu Dunzhu dan Vice Chairman of the Standing Committee of Sichuan Provincial People's Congress Wang Yanfei.

Baca juga: Kunjungi Kantor Pusat DEC di China, Puan Tekankan Pentingnya Peningkatan Kerja Sama Antarnegara 

Puan kemudian mengenang kedatangannya ke provinsi dengan ibu kota Chengdu itu sebelumnya.

“Saya datang ke Sichuan sudah lama ketika ibu saya menjabat presiden. Ekonominya maju pesat, tapi kebudayaan dipegang sangat erat,” ungkap putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu.

Selain itu, ia juga mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke Panda Center untuk mengetahui kondisi panda yang ada di sana.

“Karena dulu saya memfasilitasi kedatangan Panda dari sini untuk dibawa ke Taman Safari Bogor, Indonesia,” imbuh Puan.

Selama kunjungan kerja di China, Puan melakukan sejumlah pertemuan bilateral, seperti dengan pimpinan National People's Congress atau Kongres Rakyat Nasional RRC Zhao Leji dan Ketua Chinese People's Political Consultative Conference atau Badan Penasihat Politik China atau China Wang Huning.

Baca juga: Kunjungan ke China, Puan Diskusikan Isu Gender bersama Parlemen Chengdu

Kemudian, Puan bertandang ke Deputies to People’s Congresses Chengdu pada Kamis (30/5/2024).

“Saya melihat bagaimana parlemen berdialog bersama rakyat dengan minum teh dan pertunjukan. Itu mirip di Indonesia, tetapi kami melakukannya di warung-warung kopi sambil makan pisang goreng. Dari situ, terlihat pentingnya komunikasi dengan rakyat untuk menyerap aspirasi,” tuturnya.

Tingkatkan kerja sama berbagai sektor

Pada kesempatan itu, Puan pun mendorong agar kerja sama sister city antara Indonesia dan China bisa semakin ditingkatkan. Untuk diketahui, RI-RRC menjalin kerja sama sister city untuk Kota Chengdu dan Kota Medan.

“Kami berharap, ke depan, semakin banyak kota-kota di Indonesia bekerja sama dengan Sichuan sebagai sister city,” tutur Puan.

Baca juga: Apresiasi Program Pelatihan Perempuan di CWU, Beijing, Puan: Bagus untuk Peningkatan Kapasitas Perempuan

Lebih lanjut, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mendorong peningkatan kerja sama RI-RRC dalam bidang pariwisata dan obat-obatan herbal. Apalagi, sebelum pandemi Covid-19, wisatawan dari China ke Indonesia cukup besar.

“Sebelum pandemi Covid-19, hampir 700.000 orang dari China datang ke Indonesia untuk berlibur. Kami berharap, ke depan, lebih banyak lagi masyarakat China dan Indonesia saling berkunjung untuk pariwisata kedua negara,” paparnya.

Puan juga menekankan pentingnya faktor people-to-people contact RI-RRC. Hal ini dinilai dapat berkontribusi untuk peningkatan hubungan Indonesia dan China.

“Kami dari parlemen tentu saja akan mendukung dan mendorong bagaimana masyarakat kedua negara semakin ditingkatkan, khususnya bagi generasi muda,” terang Puan.

Baca juga: Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

DPR RI pun disebut berharap agar kerja sama RI-RRC di bidang pendidikan juga semakin diperbesar. Puan menilai ada sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kerja sama pendidikan.

“Saya berharap ada pertukaran mahasiswa antara Chengdu dengan mahasiswa-mahasiswa dari daerah-daerah di Indonesia,” sebut cucu Bung Karno tersebut.

Puan lalu menyoroti mengenai hubungan antar pemimpin RI dan RRC yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Ia memastikan, DPR akan terus memberi dukungan kepada Pemerintah untuk bekerja sama dengan China meski sebentar lagi akan ada pergantian pemerintahan di Indonesia usai Pemilu 2024.

“Parlemen besar perannya untuk mendorong hubungan antar pemimpin RI dan RRC yang sudah baik. Kami di parlemen tentu akan mendukung pemerintah yang akan datang untuk mengeratkan hubungan RI dan RRC,” tegas Puan.

Baca juga: Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Oleh karena itu, lanjut Puan, pihaknya mendukung kerja sama di berbagai bidang antara Indonesia dan China, khususnya Sichuan.

Puan kembali mengucapkan terima kasih kepada pimpinan partai dan pejabat Sichuan yang telah menyambut Delegasi DPR RI dengan sangat hangat. Usai pertemuan, Puan dan rombongan DPR RI mendapat jamuan makan malam.

Sementara itu, Wang Xiaohui menyatakan akan terus mendukung hubungan baik RI-RRC yang sebentar lagi akan memasuki usia 75 tahun. Ia juga menyebut hubungan antar daerah di Indonesia dan China juga sangat penting sehingga harus terus didorong.

“Saya berharap para anggota parlemen mendorong dan membantu lebih banyak terbentuknya sister city, terutama dengan Chengdu,” kata Wang Xiaohui.

Baca juga: PDI-P Hadapi Masa Sulit Dianggap Momen Puan dan Prananda Asah Diri buat Regenerasi

Wang Xiaohui juga memastikan pihaknya siap mendorong agar lebih banyak masyarakat China berkunjung ke Indonesia.

“Saya juga sepakat people-to-people contact sangat penting. Ada 250 lebih mahasiswa Indonesia berkuliah di Sichuan. Kami berharap makin banyak lagi yang kuliah di sini. Kami juga akan makin banyak mendorong perusahaan berinvestasi di Indonesia,” sebutnya.

Kepada Puan, Wang Xiaohui mengatakan pihaknya berharap agar Indonesia membuat kantor konsulat di Sichuan.

“Kami mohon Ibu Puan membantu mendorongnya. Kami juga akan memfasilitasinya,” tukas Wang Xiaohui.

Pada pertemuan tersebut, Puan didampingi oleh sejumlah anggota DPR, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, dan Wakil Ketua BURT DPR RI Dede Indra Permana.

Kemudian, Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi, Anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti, dan Anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu.

Baca juga: Air Mata Puan dalam Pembacaan Sikap Politik PDI-P...

Terkini Lainnya
Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat Penanganan

DPR
Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

Komisi X Desak Pemerintah Jamin Hak Pendidikan Anak Terdampak Bencana

DPR
Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

Kunker ke Semarang, Komisi VI DPR Soroti Serapan Gula Rakyat oleh Pabrik

DPR
Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi

DPR
Titiek Soeharto: Perempuan  Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

Titiek Soeharto: Perempuan Punya Peran Penting untuk Mencegah Korupsi

DPR
Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

Tingkatkan Daya Saing Global, Komisi VII DPR RI Dorong Transformasi Digital PT PAL

DPR
Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

Sampaikan Hasil Kerja DPR, Puan Pastikan Anggota DPR Bakal Kawal Aspirasi Rakyat

DPR
DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR RI Resmi Sahkan RUU Penyesuaian Pidana Jadi UU

DPR
Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

Resmi, DPR Tetapkan Pansus RUU Desain Industri dan Pansus RUU Hukum Perdata Internasional

DPR
Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen

Bangun Ikatan Emosional, DPR dan Jurnalis Parlemen Perkuat Komitmen "Open Parliament"

DPR
Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

Puan Tegaskan Komitmen RI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan China

DPR
DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR RI–Parlemen Hungaria Bahas Kerja Sama di Bidang Pendidikan hingga Keamanan Siber

DPR
Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

Puan Minta Pejabat Jaga Ucapan saat Tanggapi Bencana: Prioritaskan Empati, Bukan Komentar

DPR
Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

Tetapkan Pedoman Pengelolaan TVR Parlemen, DPR Perkuat Kualitas Penyiaran untuk Transparansi Informasi Publik

DPR
Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sampaikan Duka Cita, Adies Kadir Ajak Dunia Usaha Perkuat Pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DPR

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com