Wakil Ketua BKSAP DPR Sebut Generasi Muda Punya Peluang Besar Duduki Kursi Parlemen

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Jumat, 16 September 2022
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Achmad Hafisz Tohir.DOK. Humas DPR RI Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Achmad Hafisz Tohir.

KOMPAS.com – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Achmad Hafisz Tohir mengatakan bahwa generasi muda memiliki kesempatan besar untuk melanjutkan jejak yang telah dibangun para anggota dewan saat ini.

Pernyataan itu ia sampaikan setelah menghadiri kuliah umum terkait diplomasi parlemen dengan pembicara Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (12/9/2022).

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, diplomasi antarnegara tidak hanya bisa dilakukan oleh para duta besar (dubes) saja, tetapi juga oleh seluruh anggota parlemen.

“Kalau bisa kami bicara ambassador, duta besar itu sedikit sekali karena ruang lingkupnya terbatas hanya pada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) saja,” ujar Hafisz seperti dimuat dpr.go.id, Selasa.

Baca juga: Kemenlu: Indonesia Dukung Keanggotaan Penuh PBB untuk Palestina

Namun, sebut dia, apabila berhitung dari jumlah anggota DPRD se-Indonesia dan DPR, terdapat peluang besar bagi generasi muda, seperti mahasiswa dan milenial untuk menjalankan fungsi diplomasi parlemen.

Untuk diketahui, jumlah anggota DPRD se-Indonesia sekitar 17.000 posisi, sedangkan DPR sekitar 575 anggota.

“Hingga saat ini tidak ada regulasi yang menghalangi generasi muda menjadi politisi maupun duduk di lembaga perwakilan rakyat baik di tingkat I atau II maupun pusat,” ucap Anggota Komisi XI DPR RI tersebut.

Dengan kebebasan aturan itu, lanjut dia, peluang mahasiswa menjadi politisi sangat terbuka. Mereka juga dapat berperan serta dalam menjalankan fungsi diplomasi parlemen.

Apresiasi generasi muda dalam program ‘Magang di Rumah Rakyat’

Pada kesempatan tersebut, Hafisz juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam program ‘Magang di Rumah Rakyat’.

Program Magang di Rumah Rakyat merupakan inisiasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI. Khususnya, kerja sama antara Pusat Pendidikan dan Pelatihan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Program tersebut telah diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dari beberapa kampus di berbagai kota. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari program ‘Kampus Merdeka’ sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar.

“Dengan mahasiswa yang berjumlah 200-an itu, saya kira ini hal yang sangat maju bagi negara demokrasi seperti kita memandang bahwa mahasiswa adalah semacam think-tank atau wadah pemikir. Di mana idealisme mereka belum terkontaminasi oleh kepentingan-kepentingan,” imbuh Hafisz.

Baca juga: Miing Bagito Gabung ke Partai Gelora, Fahri Hamzah: Dia Memiliki Kesamaan Idealisme dengan Kami

Menurut anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan (Sumsel) I ini, generasi muda memiliki peranan dalam kebangkitan ekonomi Indonesia.

Oleh karenanya, imbuh Hafisz, bonus demografi yang dimiliki Indonesia tidak boleh disia-siakan.

Untuk itu, kata dia, pemerintah maupun swasta harus bisa memberikan fasilitas kepada generasi muda termasuk kaitannya dengan lapangan pekerjaan.

“Terkait dengan anak-anak muda ini kalau kita berhasil mengarahkannya dan membuka wawasan serta lapangan pekerjaan, maka akan membangkitkan ekonomi Indonesia yang luar biasa,” ujar Hafisz.

Baca juga: Erick Thohir: UMKM Mendorong Ekonomi Indonesia, Tidak Boleh Ditinggalkan...

Apalagi, lanjut dia, beberapa pengamat ekonomi tingkat dunia mengatakan bahwa Indonesia akan mencapai lima besar dunia ketika bonus demografi bisa dikawal dengan baik.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Ajak Wartawan Sukseskan P20, Hafisz Tohir: Tunjukkan Indonesia Bukan Negara Kecil
Ajak Wartawan Sukseskan P20, Hafisz Tohir: Tunjukkan Indonesia Bukan Negara Kecil
DPR
Fadli Zon: Diplomasi Negara Tugas Semua Pihak, Termasuk Mahasiswa
Fadli Zon: Diplomasi Negara Tugas Semua Pihak, Termasuk Mahasiswa
DPR
Wakil Ketua BKSAP DPR Sebut Generasi Muda Punya Peluang Besar Duduki Kursi Parlemen
Wakil Ketua BKSAP DPR Sebut Generasi Muda Punya Peluang Besar Duduki Kursi Parlemen
DPR
Anggota Komisi XI Tanggapi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi yang Beratkan Masyarakat
Anggota Komisi XI Tanggapi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi yang Beratkan Masyarakat
DPR
Respons Usul Pilkada 2024 Maju 2 Bulan, Anggota Komisi II Rifqi: Kita Harus Revisi UU
Respons Usul Pilkada 2024 Maju 2 Bulan, Anggota Komisi II Rifqi: Kita Harus Revisi UU
DPR
Anggota Komisi II DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu soal Pemilu Dampak DOB Papua
Anggota Komisi II DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu soal Pemilu Dampak DOB Papua
DPR
Hadiri SAI 20, Puan: Kita Perlu Mengedepankan Gotong Royong untuk Bangun Dunia yang Lebih Baik
Hadiri SAI 20, Puan: Kita Perlu Mengedepankan Gotong Royong untuk Bangun Dunia yang Lebih Baik
DPR
Terkait Kasus Sambo, Desmond: Komisi III Akan Lakukan Pengawasan Hingga Selesai di Peradilan
Terkait Kasus Sambo, Desmond: Komisi III Akan Lakukan Pengawasan Hingga Selesai di Peradilan
DPR
Lindungi Ekonomi Nasional, DPR Setujui Pengesahan UU Perjanjian Kemitraan Regional
Lindungi Ekonomi Nasional, DPR Setujui Pengesahan UU Perjanjian Kemitraan Regional
DPR
Baleg DPR Minta Revisi UU Sisdiknas Dikaji Ulang Kembali Bersama Masyarakat
Baleg DPR Minta Revisi UU Sisdiknas Dikaji Ulang Kembali Bersama Masyarakat
DPR
Komisi II Paparkan Tujuan Pembentukan Provinsi Papua Barat
Komisi II Paparkan Tujuan Pembentukan Provinsi Papua Barat
DPR
Kunker ke Tulang Bawang, Puan: DPR Sedang Kerja Keras Agar Petani Tak Sulit Dapat Pupuk
Kunker ke Tulang Bawang, Puan: DPR Sedang Kerja Keras Agar Petani Tak Sulit Dapat Pupuk
DPR
Komisi VI Minta Pemerintah Agendakan Banyak Event di Bali untuk Bangkitkan Ekonomi dari Keterpurukan
Komisi VI Minta Pemerintah Agendakan Banyak Event di Bali untuk Bangkitkan Ekonomi dari Keterpurukan
DPR
Puan Maharani Usulkan Bilateral Investment Treaty untuk Dorong Investasi Indonesia ke Timor Leste
Puan Maharani Usulkan Bilateral Investment Treaty untuk Dorong Investasi Indonesia ke Timor Leste
DPR
Waspada Krisis Ekonomi Global, Wakil Ketua Banggar DPR Minta Automatic Adjustment Dijalankan
Waspada Krisis Ekonomi Global, Wakil Ketua Banggar DPR Minta Automatic Adjustment Dijalankan
DPR