Gus Muhaimin: Kami Ingin Rusia Jadi Lokomotif Perdamaian Tata Dunia Baru

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Kamis, 24 Maret 2022
Gus Muhaimin saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta.
DOK. Humas DPR RI Gus Muhaimin saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta.

KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya ingin ketegangan antara barat dan timur segera mereda.

Seperti diketahui, saat ini tengah terjadi konflik antara Rusia dan Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan operasi militer ke Ukraina secara resmi pada Kamis (24/2/2022).

“Paling penting kami ingin Rusia menjadi motor utama lokomotif perdamaian tata dunia baru yang manusiawi, adil, demokratis, kemanusiaan, dan damai,” ujar pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (24/3/2022).

Ia berharap, tata dunia baru nantinya benar-benar dilaksanakan secara adil, damai, dan tidak terjadi lagi perang di Timur Tengah maupun di Asia Selatan.

Baca juga: 5 Dampak Perang Rusia-Ukraina yang Mengubrak-abrik Ekonomi Global

Pernyataan tersebut Gus Muhaimin sampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah pandangan mengenai operasi militer Rusia ke Ukraina.

“Tentu kami berharap segera tercipta suasana damai di Ukraina karena kami sangat khawatir negara ini bisa menjadi pemicu perang global,” ujar Ketua Umum Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Supaya tidak jadi pemicu, lanjut Gus Muhaimin, pihaknya berharap banyak pada Rusia untuk mempercepat keadaan ini sehingga menjadi lebih damai.

Baca juga: Cak Imin Terima Duta Besar Rusia, Harapkan Damai Tercipta di Ukraina

Ia mengungkapkan, suasana di Ukraina mengingatkan pihaknya untuk membangun tata dunia baru yang lebih damai dan jauh dari ketegangan militer antarnegara.

Sebagai wakil Indonesia, Gus Muhaimin kembali berharap, ketegangan Rusia-Ukraina segera usai.

“Segera akhiri perang dan Rusia dapat mengatasi keadaan dengan cepat,” imbuhnya.

Usai pertemuan tersebut, Gus Muhaimin tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Dubes Lyudmila yang sudah berkunjung ke rumah rakyat di Senayan.

Baca juga: Kisah Perang: Lyudmila Pavlichenko, Sniper Wanita Paling Mematikan Berjuluk Lady Death

“Terima kasih Ibu Duta Besar yang memberikan kami banyak pandangan sehingga semakin objektif dalam menilai perang. Hal paling penting yaitu perang harus bisa cepat dihentikan,” ujar Gus Muhaimin.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Puan Bacakan Surpres Penunjukkan KSAL Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI Baru
Puan Bacakan Surpres Penunjukkan KSAL Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI Baru
DPR
Komisi II Sebut Kasus Pertanahan di Jateng Harus Diselesaikan dengan Keberpihakan terhadap Masyarakat
Komisi II Sebut Kasus Pertanahan di Jateng Harus Diselesaikan dengan Keberpihakan terhadap Masyarakat
DPR
Doakan Korban Gempa Cianjur, Gus Muhaimin: Duka Cianjur Duka Rakyat Indonesia
Doakan Korban Gempa Cianjur, Gus Muhaimin: Duka Cianjur Duka Rakyat Indonesia
DPR
GKSB DPR RI-Parlemen Chile Adakan Pertemuan di Valparaiso
GKSB DPR RI-Parlemen Chile Adakan Pertemuan di Valparaiso
DPR
Delegasi GKSB DPR RI-Parlemen Chile Berkunjung ke KBRI Chile
Delegasi GKSB DPR RI-Parlemen Chile Berkunjung ke KBRI Chile
DPR
Agar Penyaluran Dana PSR Berjalan Baik, Anggota Komisi XI Minta BPDPKS Lakukan Sosialisasi
Agar Penyaluran Dana PSR Berjalan Baik, Anggota Komisi XI Minta BPDPKS Lakukan Sosialisasi
DPR
KTT G20 Berjalan Sukses, Anggota Komisi VI Demer: Bawa Nama Baik Bali ke Suluruh Dunia
KTT G20 Berjalan Sukses, Anggota Komisi VI Demer: Bawa Nama Baik Bali ke Suluruh Dunia
DPR
Sah, DPR Setujui RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya Jadi Undang-undang
Sah, DPR Setujui RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya Jadi Undang-undang
DPR
Soal Megawati Semeja dengan SBY, Junimart Girsang: Pencerminan Nilai-nilai Pancasila
Soal Megawati Semeja dengan SBY, Junimart Girsang: Pencerminan Nilai-nilai Pancasila
DPR
Komisi III Apresiasi Kesiagaan Polri Jaga Keamanan KTT G20: Kapolri Turun Langsung Ke Lapangan
Komisi III Apresiasi Kesiagaan Polri Jaga Keamanan KTT G20: Kapolri Turun Langsung Ke Lapangan
DPR
Pemilihan Panwaslu Terindikasi KKN, DPR Minta Ketua Bawaslu Lakukan Hal Ini
Pemilihan Panwaslu Terindikasi KKN, DPR Minta Ketua Bawaslu Lakukan Hal Ini
DPR
Wakil Ketua DPR Korpolkam Hadiri Latihan Manuver Menembak Senjata Ranpur Terintegrasi
Wakil Ketua DPR Korpolkam Hadiri Latihan Manuver Menembak Senjata Ranpur Terintegrasi
DPR
Hadiri APPF di Bangkok, Fadli Zon Bawa Misi Sukseskan 2 Usulan Resolusi
Hadiri APPF di Bangkok, Fadli Zon Bawa Misi Sukseskan 2 Usulan Resolusi
DPR
Anggota Komisi VI Minta Pemerintah Dorong Pembangunan Potensi Wisata di Maluku
Anggota Komisi VI Minta Pemerintah Dorong Pembangunan Potensi Wisata di Maluku
DPR
Anggota Komisi VI DPR Intan Fauzi Minta Pemerintah Siap Hadapi Ancaman Resesi Pangan
Anggota Komisi VI DPR Intan Fauzi Minta Pemerintah Siap Hadapi Ancaman Resesi Pangan
DPR