Fahri Hamzah: Perbaiki Mekanisme Seleksi Anggota BPK RI

Alek Kurniawan
Kompas.com - Senin, 26 Agustus 2019
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019)KOMPAS.com/Haryantipuspasari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019)

KOMPAS.com – Pimpinan DPR RI masih melakukan pendalaman dengan berbagai pihak, salah satunya oleh Komisi XI sebagai leading sector terkait seleksi Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun, dalam forum rapat konsultasi antara Pimpinan DPR dengan Komisi XI beserta perwakilan fraksi-fraksi, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengakui ada perbedaan pendapat terkait mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Fahri mendorong proses seleksi Anggota BPK untuk dapat dilakukan secara profesional guna menghasilkan anggota pengawas pemerintah di sektor keuangan yang independen dari seluruh kepentingan politik.

Baca juga: DPR Sudah Terima Surat Presiden Soal Pemindahan Ibu Kota

“Ada sedikit perbedaan pendapat tentang mekanisme fit and proper test. Karena secara umum ada beberapa tahapan, pertama adalah tahapan administrasi yang mewajibkan adanya ijazah dan berkas-berkas lainnya. Lalu ada tahapan subjektif seperti pemapaan visi dan misi. Sementara fit and proper test itu sebagai forum politik,” ujar Fahri melalui rilis tertulis, Senin, (26/8/2019).

Politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menuturkan bahwa dalam forum rapat konsultasi tersebut ada usulan agar mekanisme seleksinya diperbaiki, khususnya dalam sesi pemaparan visi misi serta wawasan, seperti dibentuk panitia khusus (pansus) yang independen.

“Terkait dengan tes wawasan itu, ada dua opsi. Pertama, dibentuk panitia seleksi (pansel) tapi tidak cukup waktunya. Kedua, ya kalau tidak dibahas di komisi, bahkan ada inisiatif dibentuk pansel di komisi,” terang Fahri.

Baca juga: Ketua DPR Minta Mekamisme Pembuatan UU Diubah Jadi Lebih Efektif

Fahri pun menuturkan bahwa ke depannya setiap seleksi uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI harus tegas dan melewati seleksi administrasi. Lalu, seleksi terkait wawasan visi misi seharusnya diberikan pada panitia yang independen.

“Tapi apakah ketentuannya itu tidak dianggap kaku, tapi ini proses yang ilmiah. Jangan diserahkan ke politisi. Politisi itu keputusannya di ujung,” pungkas Fahri.

PenulisAlek Kurniawan
EditorAlek Kurniawan
Terkini Lainnya
Tingkatkan Kualitas Lulusan Sarjana, Setjen DPR Gelar “Magang di Rumah Rakyat”
Tingkatkan Kualitas Lulusan Sarjana, Setjen DPR Gelar “Magang di Rumah Rakyat”
DPR
Soal Ketimpangan Pembangunan, Gus AMI: Tidak Bisa Parsial dan Perlu Inovasi
Soal Ketimpangan Pembangunan, Gus AMI: Tidak Bisa Parsial dan Perlu Inovasi
DPR
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi
DPR
Silaturahmi Ulama Se-Gorontalo, Gus Ami: Optimisme NU Topang RI di Masa Pandemi Covid-19
Silaturahmi Ulama Se-Gorontalo, Gus Ami: Optimisme NU Topang RI di Masa Pandemi Covid-19
DPR
Anggota Komisi IV DPR: Lonjakan Kasus Covid-19 di Bangkalan Tak Berdampak secara Ekonomi, tapi...
Anggota Komisi IV DPR: Lonjakan Kasus Covid-19 di Bangkalan Tak Berdampak secara Ekonomi, tapi...
DPR
Begini Respons Komisi VI DPR Soal Layanan Digital BRI Agro
Begini Respons Komisi VI DPR Soal Layanan Digital BRI Agro
DPR
Gus AMI Minta Pemerintah Konsisten Kembangkan BLK Komunitas
Gus AMI Minta Pemerintah Konsisten Kembangkan BLK Komunitas
DPR
Pengusaha Keluhkan Izin Usaha, Anggota Komisi VI DPR: Banyak Aturan Berubah
Pengusaha Keluhkan Izin Usaha, Anggota Komisi VI DPR: Banyak Aturan Berubah
DPR
Wakil Ketua BKSAP DPR: Akses Pendidikan untuk Perempuan Harus sama dengan Laki-laki
Wakil Ketua BKSAP DPR: Akses Pendidikan untuk Perempuan Harus sama dengan Laki-laki
DPR
DPR RI Tolak Transformasi Sekretariat AIPA dan Minta Anggaran Dikelola Efisien
DPR RI Tolak Transformasi Sekretariat AIPA dan Minta Anggaran Dikelola Efisien
DPR
Wakil Ketua DPR Berharap UMKM Mampu Dongkrak Perekonomian Indonesia
Wakil Ketua DPR Berharap UMKM Mampu Dongkrak Perekonomian Indonesia
DPR
Ketua Umum Golkar: Jangan Dulu Bicara Politik, Fokus pada Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat
Ketua Umum Golkar: Jangan Dulu Bicara Politik, Fokus pada Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat
DPR
Pemberangkatan Haji Batal, Puan Minta Pemerintah Tetap Layani Calon Jemaah
Pemberangkatan Haji Batal, Puan Minta Pemerintah Tetap Layani Calon Jemaah
DPR
Soal Pembatalan Ibadah Haji, Wakil Ketua DPR: Ini Kebijakan Terbaik
Soal Pembatalan Ibadah Haji, Wakil Ketua DPR: Ini Kebijakan Terbaik
DPR
Merujuk Rencana Strategis MEF, Puan Nyatakan Alutsista TNI Harus Diperbarui
Merujuk Rencana Strategis MEF, Puan Nyatakan Alutsista TNI Harus Diperbarui
DPR