Indonesia dan Kazakhstan Perluas Kerja Sama Bilateral

Alek Kurniawan
Kompas.com - Selasa, 13 Agustus 2019
Indonesia dan Kazakhstan Perluas Kerja Sama BilateralDok. DPR RIWakil Ketua DPR RI Fadli Zon memberikan cinderamata kepada Duta Besar Kazakhstan untuk Republik Indonesia Daniyar Sarekenov, Selasa (13/8/2019).

KOMPAS.comIndonesia dan Kazakhstan saling mempererat hubungan dalam Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) untuk membuka pasar yang lebih luas, seperti kerja sama bisnis, ekonomi, dan perdagangan.

Untuk mewujudkan kerja sama tersebut, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon secara khusus menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Republik Indonesia Daniyar Sarekenov di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2019).

“Kedua negara sudah ada kerja sama melalui GKSB yang sudah berdiri sejak dua tahun lalu. Tentu, kita dalam diplomasi parlemen mendukung diplomasi kedua negara supaya bisa membuka pasar yang lebih luas,” ujar Fadli melalui rilis tertulis, Selasa (13/8/2019).

Pada kesempatan yang sama, Fadli juga memberikan undangan kepada Dubes Kazakhstan agar turut hadir pada World Parliamentary Forum on Sustainable Development Goals (WPFSD) di Bali pada September mendatang.

Baca juga: Wacana Tax Amnesty Jilid Dua, Ini Saran DPR untuk Pemerintah

“Undangan itu ditujukan kepada Dubes maupun Parlemen Kazakhstan agar dapat turut hadir dalam World Parliamentary Forum on SDGs yang ketiga di Bali,” jelas Fadli.

Sebelumnya, politisi Fraksi Partai Gerindra ini bersama dengan Dubes Kazakhstan juga mendiskusikan mengenai persiapan konferensi Eurasia (Eropa-Asia) yang akan dilaksanakan pada 25 September di Kota Nur Sultan, Kazakhstan.

Untuk diketahui, acara tersebut diikuti oleh 55 negara dan Indonesia akan mengirimkan 5 delegasi.

“Mereka datang dalam rangka untuk diskusi tentang persiapan Konferensi Eropa-Asia,” pungkas Fadli.

PenulisAlek Kurniawan
EditorAlek Kurniawan
Terkini Lainnya
DPR RI: Program Tapera Harus Untungkan Rakyat
DPR RI: Program Tapera Harus Untungkan Rakyat
DPR
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI
DPR
Wakil Ketua DPR: “New Normal” Dapat Dilakukan dengan Baik Dalam Waktu Dekat
Wakil Ketua DPR: “New Normal” Dapat Dilakukan dengan Baik Dalam Waktu Dekat
DPR
Aturan
Aturan "New Normal" Sektor Pendidikan Masih Harus Diperinci
DPR
Soal
Soal "New Normal", Wakil Ketua DPR Minta Semua Pihak Persiapkan Diri
DPR
Pasca-militer China dan India Bentrok, Wakil DPR Minta Kedua Negara Menahan Diri
Pasca-militer China dan India Bentrok, Wakil DPR Minta Kedua Negara Menahan Diri
DPR
Pimpinan DPR: Protokol “New Normal” Diprioritaskan Sesuai Protokol Covid-19
Pimpinan DPR: Protokol “New Normal” Diprioritaskan Sesuai Protokol Covid-19
DPR
Puan Maharani Nilai Pelaksanaan
Puan Maharani Nilai Pelaksanaan "New Normal" Butuh Transparansi Data
DPR
Tingkatkan Imunitas Masyarakat, Wakil Ketua DPR Dukung Perjuangan HMS Melalui Obat Herbal
Tingkatkan Imunitas Masyarakat, Wakil Ketua DPR Dukung Perjuangan HMS Melalui Obat Herbal
DPR
Anggota Banggar DPR Nilai Pemerintah Sepelekan Dampak Sosial Ekonomi Covid-19
Anggota Banggar DPR Nilai Pemerintah Sepelekan Dampak Sosial Ekonomi Covid-19
DPR
Penerjunan TNI-Polri Justru akan Tingkatkan Kedisiplinan Masyarakat Melawan Covid-19
Penerjunan TNI-Polri Justru akan Tingkatkan Kedisiplinan Masyarakat Melawan Covid-19
DPR
Disiplin Tinggi, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19
Disiplin Tinggi, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19
DPR
Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19
DPR
Anggota Komisi XI DPR: Hingga Kini Kami Belum Usulkan Pencetakan Uang
Anggota Komisi XI DPR: Hingga Kini Kami Belum Usulkan Pencetakan Uang
DPR
Legislator Kritik Kebijakan Menkeu Tempatkan Dana Pemerintah Rp 87,59 Triliun di “Anchor Bank”
Legislator Kritik Kebijakan Menkeu Tempatkan Dana Pemerintah Rp 87,59 Triliun di “Anchor Bank”
DPR